23.31
www.newsones.com
Bitung-BP. Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan ( Discapil ) Kota Bitung di duga jadi sarang penyamun. Pemerasan yang dilakukan berulang-ulang kali ini dilakukan oknum yang tidak bertanggung jawab dan sudah membuat sebagian staf Discapil resah, 11/08/2011.
Informasi adanya tindakan pemerasaan yang dilakukan sebagian orang yang mengatasnamakan diri dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan lembaga kewartawanan ini telah berlangsung lama. Hal ini dituturkan salah satu staf Discapil Bitung yang meminta tim BP untuk tidak mempublikasikan data diri pelapor.
“ Tolong jangan sebut nama saya, takut jadi target mereka “ tutur staf capil.
Menurudnya (red. Staff) hal ini telah membuat seluruh staf dan pejabat-pejabat yang berada di lingkungan Discapil merasa resa dan ketakutan serta telah mengganggu aktifitas pelayanan masyarakat.
“ Kami sangat terganggu, hampir setiap minggu mereka datang kesini dan nanti pulang jika sudah ada amplob “ jelas staff capil
Kegiatan yang diduga dilakukan untuk mencari keuntungan dengan membawa nama lembaga LSM serta kewartawanan langsung di tanggapi serius Aliasi Jurnalis Televisi (AJTV) Kota Bitung, Alamsyah Djohan yang sekaligus jurnalis disalah satu televisi nasional ini.
“ Polisi harus tindak tegas para pelaku karena telah mencoreng nama ormas dan wartawan “ tegas Alamsyah.
Selanjutnya Alamsyah juga menerangkan, tindakan dengan memeras merupakan tindakan tidak terpuji dan meminta Discapil Kota Bitung janganlah takut menghadapi wartawan apabila dilengkapi identitas resmi dari perusahaan media masing-masing.
Hal senada juga dikeluarkan Sekretaris Lembaga Swadaya Masyarakat - Komisi Pemantau Asset dan Kekayaan Negara (LSM-KOMPASKN) wilayah Kota Bitung, Rusdyanto Makahinda. Menurudnya tindakan dengan memeras merupakan tindakan yang tidak bermoral serta meminta aparat kepolisian segera melakukan penyelidikan atas informasi ini.
” ini tindakan tidak bermoral dengan membawa lembaga LSM dan Wartawan, Pihak kepolisian harus segera melakukan penyelidikan sebelum bertambah korban-korban yang lain “ ketus Rusdy yang juga aktivis perburuan Bitung.
Sementara itu, Kepala Kepolisian Resort Kota Bitung, AKBP. Satake Bayu. Sik sewaktu dihubungi BP terkait adanya “penyamun” di lingkungan kerja Discapil Bitung, langsung memberikan respon atas tindakan dugaan pemerasan yang dilakukan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
“ kami akan langsung melakukan penyelidikan adanya informasi ini “ tegas Satake.
Selain itu, Satake juga mengharapkan agar Discapil segera memberikan laporan resmi apabila ada tindakan pemerasaan dan akan langsung diproses sesuai undang-undang yang berlaku untuk menciptakan rasa aman serta bebas dari rasa resah akibat ulah pihak-pihak yang mencari keuntungan sendiri dengan cara memeras. (r/q)
Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar