utgDBaDdC1JqhMg--FQrPT8vyE8

BRS FM Radio Community

Kamis, 30 Juni 2011

Andi Nurpati Bantah Semua Keterangan Staf MK & KPU

KPK Tangkap Tangan Hakim Perempuan di Bandung

Setelah Ditangkap, Hakim ID Dibawa ke Gedung KPK

Rabu, 29 Juni 2011

Kinerja Anggota DPRD Perempuan Amburadul

Senin, 27 Juni 2011

Minggu, 26 Juni 2011

Kaos Ini Bisa Isi Ulang Baterai Ponsel

BKD Minut Akan Terapkan Sistem Absensi Sidik Jari

Jumat, 17 Juni 2011

Gerakan Sapu Laut Bitung Siap di Operasikan

DPRD Bitung Gelar Hearing Untuk Masalah Rabies

Kamis, 16 Juni 2011

Wow, Christina Aguilera Semi Bugil untuk W

Rabu, 15 Juni 2011

Bitung Post

DPRD Bitung Bakal Bahas Perda Lokalisasi

Bitung Siap Terapkan E-KTP Agustus 2011

Master Plan Minapolitan Bitung di Anggap Masih Mentah

Senin, 13 Juni 2011

Demokrat Pastikan Nazaruddin Tak Kebal Hukum

Vettel Menyesal Kalah dari Button

Bitung Post

Minggu, 12 Juni 2011

Awas, Sebar BBM Hoax Terancam Denda Rp1 Miliar

Memancing Minat Netter Indonesia Belanja Online

Jakarta - Tak dipungkiri, jumlah pengguna internet Indonesia sudah cukup besar dengan kisaran angka 50 juta. Namun hal ini dianggap masih timpang dengan aktivitas transaksi via dunia maya, untuk memicunya pun gampang-gampang susah.

Menurut Arnold Sebastian Egg, Director Tokobagus.com, pihaknya sudah 6 tahun belakangan berjuang untuk memasyarakatkan e-commerce, khususnya situs jual beli besutannya, kepada para netter Tanah Air.

"Ketika merilis pertama kali situs ini kami memulainya di Bali, namun itu sulit sekali, sehingga memaksa kami untuk pindah ke Jakarta. Tentu itu butuh perjuangan, dan sekarang minat pengguna untuk belanja online terbilang sudah lumayan," tukasnya, ketika berbincang di sela International Communication Expo and Conference 2011.

Padahal, lanjutnya, internet tak hanya untuk ber-Facebook ria, perkembangan teknologi ini juga menawarkan beragam informasi dan bisa jadi media untuk berbisnis secara mudah, murah, dan nyaman.

"Sekarang coba lihat, ada barang apa yang sudah tidak terpakai dan ingin Anda jual. Gunakan saja internet untuk beriklan, gratis dan mudah," imbuh, pria yang fasih berbahasa Indonesia ini.

Dari sisi regulasi, pemerintah pun dinilai sudah cukup tanggap untuk membuat payung hukumnya dengan keberadaan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektkronik (UU ITE). Namun tetap saja, perhatian yang diinginkan penggiat bisnis online lebih dalam lagi, khususnya yang mengatur masalah privasi.

Sementara bagi pengguna internet Indonesia diharapkan dapat membuka matanya akan kemajuan teknologi ini dan jangan takut untuk mencicipi transaksi online, tentunya dengan cara yang aman.

"Hal ini memang dibutuhkan edukasi yang terus-menerus dari berbagai pihak. Kita juga ingin membuktikan bahwa lewat internet bisa menghasilkan uang," tukasnya.

Tokobagus sendiri saat ini sudah memiliki 700 ribu anggota. Tak tanggung-tanggung, sampai akhir tahun 2011, situs yang baru berulang tahun ini memiliki target member sampai 2 juta.

"Kita ingin menjadi situs jual beli nomor satu di Indonesia," pungkas Arnold.(dn)

Facebook & Google Komitmen Dukung IPv6

Messi Tunggu Napoli di Liga Champions

Jumat, 10 Juni 2011

Weiner Gagal Jadi Amerika 1 Akibat Selingkuh

Kamis, 09 Juni 2011

Slogan Anti Korupsi Demokrat hanya Omong Kosong

Rabu, 08 Juni 2011

VirtaPay

Selasa, 07 Juni 2011

DEKAB SITARO Bahas Penataan Wilayah Perbatasan

Hakim Syarifuddin: Agusrin Pantas Bebas Murni

Senin, 06 Juni 2011

Angka Rabies Bitung Setiap Tahun Meningkat

16 Orang Tewas Dihantam Rudal AS

KPK Punya Bukti Rekaman Kasus Syarifuddin

Buzz & Co Akan Dijerat Pasal Terorisme

Minggu, 05 Juni 2011

Warga Minahasa Mulai Pesimis Raih Adipura

Tersangka Pembunuh Briptu Indra Jadi Sasaran Amukan

Sabtu, 04 Juni 2011

Menuju Kota Bitung Yang Lebih Baik

Kamis, 02 Juni 2011

Oknum Kepsek Kumpul Kebo, Terancam Sanksi Berat Disiplin PNS

BitungPost : Kabar yang sudah tersebar di kalangan pendidikan kota Bitung, dimana salah satu oknum kepala sekolah dasar Girian Atas mengadakan kumpul kebo.

Hal tersebut telah menjadi rahasia umum sejumlah masyarakat Girian dan sempat di pertanyakan warga setempat terhadap status oknum Kepsek yang telah kumpul kebo dengan sopir pribadinya.

Kabar yang tak sedap ini,pekan lalu telah beredar di berbagai media massa. Kadis Dikpora Bitung Drs.Herman Rompis ketika di temui wartawan membenarkan adanya perbuatan dari oknum tersebut.

Lebih lanjut Rompis mengatakan bahwa prilaku seperti itu sangat memalukan,sejauh ini pihaknya telah memanggil oknum kepsek tersebut untuk di mintai penjelasan.

Rompis pun menegaskan,jika ini suatu pelanggaran maka yang nantinya bertindak adalah Badan Kepegawaian Daerah di sesuaikan dengan PP.53 tahun 2010 tentang Disiplin Kepegawaian.(Rhs)

Rabu, 01 Juni 2011

Pemeriksaan Rektor Unima Harus Ada Izin Presiden

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites